Hard Disk : HDD vs SSD vs Hybrid, Sata Speed dan Disk RPM

03.39 0 Comments

Seagate, Western Digital , Hitachi , Toshiba dan Samsung adalah pemain terkenal di ranah tempat penyimpanan data-data yang selama ini kita pakai. Ukuran yang tersedia dipasaran juga beragam mulai dari hitungan GigaByte hingga TeraByte. Dalam sebuah PC, peranan hard disk sangatlah vital karena selain sebagai gudang penyimpanan dokumen foto dan musik, hard disk juga mengelola file dari sistem operasi yang menjalankan komputer anda.
HDD, Hybrid dan SSD
HDD, Hybrid dan SSD

Hard disk Apa Yang Harus Dibeli ?

Pertama-tama cek motherboard mu , interface apakah yang tersedia dan dapat digunakan untuk Hard diskmu.  Interface Hard disk beragam mulai dari: Sata I :  interface dengan kecepatan 1.5 gb/s (gigabit). Sata II : Interface dengan kecepatan 3 gb/s Sata III : Interface dengan kecepatan 6 gb/s M.2 : Interface tambahan khusus untuk SSD dengan kecepatan 10 gb/s

Jenis – Jenis Hardisk

Hard disk yang akan sering anda temui adalah standard HDD (Hard Disk Drive) , HHDD (Hybrid Hard Disk Drive) dan SSD (Solid State Drive). HDD : Adalah jenis standard hard disk yang kita kenal sejak lama, Terdiri atas piringan hitam sebagai media penulisan dan pembacaan data dengan ukuran 3,5 inch untuk Desktop (PC) dan 2,5 inch (Laptop dan External). SSD : Adalah jenis terbaru hardisk yang tidak memakai piringan sehingga lebih aman digunakan untuk komputer bawaan/laptop. Kecepatan SSD sangat cepat  dibandingkan yang lain walau dengan interface yang sama dikarenakan bentuk media dan cara pengaksesan data yang berbeda. SSD juga memiliki interface khusus yaitu M.2 , yang memiliki kecepatan hampir dua kali lipat dari Sata III. SSD ini biasanya digunakan hanya untuk booting (menyimpan data OS dan program-program) dikarenakan harganya yang sangat mahal dengan kapasitas yang kecil. Memakai SSD dengna interface yang cepat (Sata III atau M.2) akan membuat komputer anda mempunyai kecepatan yang luar biasa saat booting standard (3-5 detik), dan membuka program-program dengan sangat cepat pula gak pakai lama seperti saat memakai HDD standard. HHDD : Adalah jenis gabungan hard disk standard dengan SSD.  memiliki kecepatan ditengah-tengah antara HDD dan SSD.

Yang Penting Diperhatikan Saat Membeli Hard Disk

  • Interface = Menentukan kecepatan transfer data dari dan ke Hard disk.
  • RPM = Kecepatan putaran piringan, mempengaruhi kecepatan pembacaan data pada hard disk , 7200 dan 10000 adalah kecepatan yang sekarang banyak digunakan.
  • Cache = Memory cadangan untuk sebagai buffer atau penyimpanan sementara yang menampung data-data acuan untuk pengaksesan berbagai data sehingga akses akan lebih cepat. 32 MB atau 64 MB  sudah bagus.
  • Kapasitas = Ini yang terpenting, menentukan berapa banyak data yang bisa tersimpan. Selain SSD, Hard disk seharusnya sudah berukuran 1 TB ke atas

Itulah beberapa hal penting yang wajib diperhatikan saat anda berbelanja Hard Disk, adapun masalah pada hard disk anda seperti : sering error saat pembacaan data, akses yang sangat lambat , anda boleh mencoba beberapa kiat-kiat ini :
  1. Scan Disk dan bersihkan semua yang tidak terpakai.
  2. Hapus program yang sudah tidak penting.
  3. Lakukan Defragment secara menyeluruh.
  4. Lakukan pencabutan dan pemasangan ulang Hard Disk , colok pada slot terendah (RAID 0) .
  5. Instal ulang Windows.
Semoga seluruh informasi tentang hard disk ini bisa berguna buat anda dan menjadi panduan untuk pembelian anda selanjutnya karena hard disk merupakan bagian vital dari sebuah komputer.
Comments
0 Comments

0 komentar:

ANDROID

03.31 0 Comments

Pengertian Android

Android Adalah – Android (sistem operasi) – OS Android – Merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Android Version
Android sejak pertama kali dibuat pada 5 November 2007 hingga sekarang, telah mengalami beberapa kali pembaruan, pembaruan yang terjadi antara lain pada antar muka dan juga penambahan fitur menjadi lebih lengkap. Berikut ini macam-macam versi android.
Android versi 1.0 (Astro)
Pertama kali dirilis pada 23 Spetember 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama”Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini. Berikut penampakan HTC Dream.
HTC Dream Ponsel Android Pertama
Pada android versi pertama ini sudah mulai diperkenalkan Android Market, tempat untuk mendownload berbagai macam aplikasi dan update untuk Android. Kemudian terdapat fitur syncronisasi dengan berbagai layanan Google lainnya seperti Google Contact, Calender, Maps, Talk, dan lainnya.
Android versi 1.1 (Bender)
Android memang diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009 silam. Android versi 1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru memberikan sentuhan dibeberapa aplikasinya seperti sistem antar muka bagi pengguna (user interface) yang lebih baik, serta beberapa aplikasi yang lain. Versi Android kedua ini juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Awalnya versi OS Android ini dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan beberapa fitur.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada bulan Mei 2009 Android kembali mengalami perubahan versi. Nah, mulai versi Android ini penamaan menggunakan nama makan pencuci mulut (dessert) mulai digunakan, karena ini merupakan versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah “Cupcake” menjadi nama resmi dari versi OS Android ketiga ini. Android versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai Android Cupcake. Perubahan yang terjadi pada sistem operasi Android Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah sistem fasilitas mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth, tampilan keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif. OS ini berbasiskan pada kernel Linux 2.6.27 dan menambahkan beberapa update serta UI baru dari versi Android sebelumnya. Mulai terdapat “widget” yang dapat dibesar kecilkan. Kemudian ditambah kemampuan untuk meng-upload video dan gambar ke Youtube dan Picasa.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA. Berikut penampakan Android v1.6 Donut. Mampu menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna dapat memilih dan menentukan file yang akan dihapus, zoom-in zoom-out gambar dengan membaca gerakan serta arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain sebagainya.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Masih ditahun yang sama, Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya, yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama, akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era kebangkitan Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang awalnya dipandang kurang user friendly bagi pengguna.Terjadi penambahan fitur untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Beberapa versi updatenya antara Android v.2.0 kemudian v2.0.2 dan terakhir v.2.1.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Butuh 5 bulan bagi Google untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair versi sebelumnya ke versi Froyo Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 alias Android Froyo ini dirilis pertamakali pada smartphone Google Nexus One. Sistem operasi dengan julukan Froyo ini melakukan beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi serta tampilannya. Keinginan untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi ini. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1. Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi. Ketika Android Froyo hadir mulai muncul banyak diskusi yang membahas mengenai persaingan antara Android dengan iOS yang akan semakin ketat di masa yang akan datang. Beberapa versi update yang dirilis antara lain Android v.2.2.1 hingga v.2.2.3.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
7 bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis kembali Android versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. dari segi tampilan Gingerbread jauh lebih atraktif dan sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call. Bukan hanya itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada kemampuan untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan berbasis mobile android. Pertama kali diperkenalkan pada 6 Desember 2010. Terjadi banyak peningkatan pada versi Android yang satu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dirancang untuk memaksimalakan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai digunakannya Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya. Beberapa versi update yang dirilis antara lain v.2.3.3 hingga v.2.3.7. Sampai saat ini Android Gingerbread merupakan versi Android yang memiliki pengguna terbanyak dibandingkan dengan seri Android lainnya, yaitu mencapai 65% dari seluruh versi Android yang dirilis.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis dan Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada penggunaan tablet berbasis Android. Halaman pengguna (user interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat berbeda dengan yang digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tampilan layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada perangkat tersebut.
Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video, sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung halaman dengan Acer. Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif, dan beberapa fiture keren lainnya.
Android versi 4.4 (KitKat)
Kehadiran android kitkat merupakan pelucuran produk OS anyar yang dilucurkan pada 4 september 2013, sebelumnya banyak kabar beredar jikalau android akan meluncurkan OS baru yang bernama Android Key Lime Pie namun setelah di analalisa tidak sesuai dengan ejaan orang umum, sehingga namanya diganti dengan OS Android KitKat yang sebagian besar orang sudah familiar dengan itu seperti yang dilangsing BBC dalam wawancaranya dengan John Lagerling selaku perwakilan dari google.
Android L 5.0
Di Android versi L yang katanya merupakan ‘Lollipop’, Google lebih memfokuskan pada sisi desain dan performa. Dari segi performa, Android L sudah mensupport prosesor 64 bit dan juga Android L memiliki runtime, grafis dan daya tahan baterai yang lebih baik dibanding Android versi sebelumnya.
Sebagai catatan bahwa dalam jangka waktu 3 tahun ini Google hanya menerbitkan versi Android baru dengan perubahan kecil saja, yaitu pada Android Ice Cream Sandwich hingga Android Kitkat. Sedangkan pada Android L ini Google akan melakukan perubahan besar yang di dalamnya terdapat berbagai macam fitur-fitur baru. Kita nantikan saja kemunculan Android L ini, yang katanya akan dilaunching pada akhir 2014 ini.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Mengenal RAM ( Random Access Memory)

02.38 0 Comments

Mengenal RAM ( Random Access Memory)

       Berikut akan kami jelaskan mengenai bagian penting pada komputer yaitu RAM (Random Acces  Memory).
       Pengertian RAM Komputer, RAM adalah memory tempat penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak atau random.
       Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer.

RAM memiliki beberapa macam -  macam jenis yaitu : 
  1. DRAM (Dynamic random-access memory )

       merupakan jenis random akses memori yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Karena kapasitornya selalu bocor, informasi yang tersimpan akhirnya hilang kecuali kapasitor itu disegarkan secara berkala. Karena kebutuhan dalam penyegaran, hal ini yang membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori (SRAM) statik memori dan lain-lain.
       Keuntungan dari DRAM adalah kesederhanaan struktural: hanya satu transistor dan kapasitor yang diperlukan per bit, dibandingkan dengan empat di Transistor SRAM. Hal ini memungkinkan DRAM untuk mencapai kepadatan sangat tinggi. Tidak seperti flash memori, memori DRAM itu mudah "menguap" karena kehilangan datanya bila kehilangan aliran listrik.

Waktu Memori(Memory Timing)
"50 ns""60 ns"Deskripsi
tRC84 ns104 nsSiklus waktu membaca atau menulis random
tRAC50 ns60 nsWaktu akses: / RAS rendah untuk keluar data yang valid
tRCD11 ns14 ns/Rendah untuk RAS / CAS rendah waktu
tRAS50 ns60 ns/RAS lebar pulse (minimum / RAS rendah waktu)
tRP30 ns40 ns/Waktu RAS precharge (minimal / RAS tinggi waktu)
tPC20 ns25 nsSiklus waktu membaca atau menulis mode halaman (/CAS to /CAS)
tAA25 ns30 nsWaktu akses: Kolom alamat sah berlaku data keluar
tCAC13 ns15 nsWaktu akses: / CAS berlaku rendah untuk keluar data
tCAS8 ns10 ns/CAS rendah lebar pulse minimum

       2.  SDRAM (Sychronous Dynamic RAM)
     
       adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
        SDRAM merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis yang digunakan dalam pc dari tahun 1996 hingga 2003. SDRAM juga merupakan salah satu jenis dari memori komputer kategori solid-state.

        SDRAM, pada awalnya berjalan pada kecepatan 66 MHz untuk dipasangkan dengan prosesor Intel Pentium Pro/Intel Pentium MMX/Intel Pentium II, dan terus ditingkatkan menjadi kecepatan 100 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium III/AMD Athlon), hingga mentok pada kecepatan 133 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium 4 dan AMD Athlon/Duron). Popularitasnya menurun saat DDR-SDRAM yang mampu mentransfer data dua kali lipat SDRAM muncul di pasaran dengan chipset yang stabil. Setelah itu, akibat produksinya yang semakin dikurangi, harganya pun melonjak tinggi, dengan permintaan pasar yang masih banyak dengan kapasitas yang sama dengan DDR-SDRAM.

      3.  DDR (Double-Data-Rate)

         Double-Data-Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory, lebih dikenal sebagai DDR SDRAM atau disingkat DDR RAM
        adalah jenis memori komputer yang sangat cepat. DDR RAM didasarkan pada arsitektur yang sama dengan SDRAM, tetapi menggunakan sinyal clock berbeda untuk mentransfer data lebih cepat dua kali dalam jumlah waktu yang sama. Dalam sistem komputer, sinyal clock adalah frekuensi osilasi yang digunakan untuk mengkoordinasikan interaksi antara sirkuit digital, simply put, sinkronisasi dan komunikasi. Rangkaian digital ini dirancang untuk beroperasi pada sinyal clock yang dapat merespon naik atau turunnya sinyal.
        Chip memori SDRAM hanya memanfaatkan sisi munculnya sinyal untuk transfer data, sedangkan DDR RAM mentransfer data pada kedua sisi naik dan turun dari sinyal clock. Oleh karena itu, DDR RAM pada dasarnya dua kali lebih cepat SDRAM. Kecepatan RAM bekerja sama dengan bagian depan bus (FSB) dari sebuah sistem komputer. FSB adalah data saluran dua arah yang mengirimkan informasi dari unit pengolahan pusat (CPU) ke seluruh motherboard untuk berbagai komponen, termasuk RAM, chip BIOS, hard drive dan slot PCI. Oleh karena itu, sistem komputer dengan FSB dari 133MHz menjalankan DDR SDRAM yang pada dasarnya akan melakukan seperti mesin 266MHz.

DDR memiliki beberapa generasi yaitu : 
  1. DDR Generasi pertama (DDR 1)   

        DDR (double data rate) RAM generasi pertama merupakan memori yang mulai menggunakanteknologi double clock cycle. Ini berbeda dengan SDR (Single Data Rate)
RAM hanya mampu melakukan single clock cycle. sehingga RAM DDR dapat mampu mentransfer data dua kali lebih cepat.
DDR RAM ini ada beberapa jenis seperti 
DDR-200 = memiliki memory clock 100 MHz 
DDR-266 = memiliki memory clock 133 MHz 
DDR-333 = memiliki memory clock 166 MHz 
DDR-400 = memiliki memory clock 200 MHz 
Frekuensi transfer yang bisa dihasilkan DDR1 hanya antara 200-400 MHz
    2. DDR Generasi ke 2 (DDR 2)

      DDR2 RAM memiliki clock cycle dua kali lebih banyak. 
Artinya, kemampuanya dua kali lebih cepat dibandingkan DDR1 Memory clock-nya terentang dari 100 MHz sampai 266 MHz. Jjenis DDR2 memiliki nama standar DDR2-400DDR2-533DDR2-667DDR2-800 DDR2-1066 Dan frekuensi transfer antara 400-1966 MHz.

    3.  DDR Generasi ke 3 (DDR 3)

      Sementara RAM DDR3 dari sehi memori clocknya jauh berbeda dengan RAM DDR2 yaitu 100MHz sampai 266 MHz. Bedanya terletak pada frekuensi transfernya
yang lebih tinggi yakni mencapai 2133 MHz. DDR2 maksimalnya hanya 1066 MHz dan voltasenya yang lebih hemat yaitu hanya 1.5V (DDR2 memerlukan Voltasenya 1.8v DDR1 dengan 2.5/2.6v).

   4. DDR Generasi ke 4 (DDR 4)

     Vendor pertama yang mulai menciptakan RAM DDR4 ini ialah dari produk Samsung pada bulan Januari 2011. Dan disusul oleh Hynix, dan Micron Tech. Dan produk saat ini yang sedang memproduksi RAM DDR4 ini ialah Samsung, Hynix, Micron, Crucial, Intel, OCZ, dsb.

       Perbedaan yang paling mencolok dari DDR4 ini ialah dari notch / sebuah cohak pada kaki tembaga, frekuensi clock yang semakin tinggi, dan voltase yang semakin rendah.
         Frekuensi clock pada DDR4 ini telah mencapai kecepatan 2133 hingga 4266 MT/s (Million Transfer / second). Tentu ini akan berbeda dengan DDR3 yang hanya mencapai 800 hingga 2133 MT/s.
         Voltase pada DDR4 ini ialah 1,05v hingga 1,2v. Dan tentu saja berbeda dengan DDR3 yang memiliki voltase 1,2v hingga 1,65v. Bila semakin rendah voltase pada suatu RAM, maka RAM tersebut tidak cepat panas. Bahkan akan semakin dingin.


  4.   EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory)

        EDO RAM adalah variasi dari memori modern pertama yang memiliki kemampuan untuk mengakses suatu bit secara terus-menerus pada page yang sama dalam memori. Pada memori sebelum EDO RAM, suatu operasi dihentikan terlebih dahulu untuk menjalankan operasi lainnya dan proses ini membutuhkan waktu untuk pengisian ulang sebelum melakukan operasi lain.
       Jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentranfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memory untuk EDORAM adalah 72 Pin dan Bentuk EDORAM yaitu Single Inline Memory Modul (SIMM). EDO RAM memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz
        Pada tahun 1995, jenis memori yang lebih baru yang disebut data diperluas keluar (EDO) RAM menjadi tersedia untuk sistem Pentium. EDO, suatu bentuk modifikasi dari memori FPM, kadang-kadang disebut sebagai modus Page Hyper. EDO ditemukan dan dipatenkan oleh Micron Technology, meskipun Micron lisensi produksi untuk banyak produsen memori lainnya.

Cukup sekian materi komputer mengenai pengertian ram, fungsi ram dan jenis ram, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
Comments
0 Comments

0 komentar: